AJAK SISWA-SISWI UNTUK LEBIH MENCINTAI ALAM, MIT BAKTI IBU KEMBALI MENGADAKAN KEGIATAN HIKING

MIT Bakti Ibu kembali mengadakan kegiatan hiking yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 3 februari 2018. Berlokasi di Hutan Termulus, Desa Dungus, Mojorayung, kegiatan hiking kali ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4-5 yang berjumlah 216 orang. Peserta terbagi menjadi 10 regu putra dan 10 regu putri. Sebelum pemberangkatan, peserta dikumpulkan terlebih dahulu di halaman serambi Masjid Al-Ukhuwah. Kemudian tepat pukul 7 peserta diberangkatkan dengan menggunakan 7 Truk dari Batalyon 501. Dalam rute perjalanan hiking kali ini peserta diminta untuk berjalan menyusuri daerah Hutan Termulus dan wajib singgah di 4 pos yang sudah dipersiapkan. Pos 1 merupakan pos pelatihan baris-berbaris (PBB). Pos 2 yaitu pos pembuatan yel-yel. Pos 3 yaitu pos permainan sandi morse. Dan terakhir, Pos 4 merupakan pos ketepatan, yakni peserta diminta untuk menafsir tinggi pohon dengan menggunakan kompas bidik. Pos 4 ini sekaligus menjadi pos setor hafalan bagi masing-masing peserta. Perjalanan peserta hiking kemudian berakhir di Masjid Darul ‘Ilmi , Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu. Pukul 12 siang kegiatan pun berakhir. Menurut Ustadz Sulthon Alimuddin, selaku ketua panitia kegiatan, tidak ada kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan ini, hanya saja kurangnya kesiapan dan koordinasi dari panitia menjadi hal yang perlu di-evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan hiking berikutnya. Satu hal yang menarik, meskipun rute perjalanan hiking kali ini merupakan rute terjauh dari semua kegiatan hiking yang pernah dilakukan, namun kali ini justru tidak ada siswa-siswi yang mengalami kendala selama perjalanan. Mereka justru lebih semangat dalam melakukan perjalanan dan merasa lebih tertantang untuk melakukan susur hutan. Kegiatan hiking ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan setiap setahun sekali. Biasanya pelaksanaan kegiatan ini digabung dengan kegiatan perjusa (perkemahan jumat sabtu), namun untuk kali ini kegiatan tersebut dipisah karena kegiatan perjusa sudah lebih dulu dilaksanakan pada awal semester genap.